KAPASITAS DAN PELAYANAN TERMINAL PADA PELABUHAN FERRY BOLOK

Authors

  • John H. Frans Prodi Teknik Sipil, FST Undana
  • Jensron Leo Prodi Teknik Sipil, FST Undana
  • Partogi H. Simatupang Prodi Teknik Sipil, FST Undana

Abstract

Pelabuhan Ferry Bolok merupakan salah satu pelabuhan yang terletak di Desa Bolok Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui kebutuhan akan kapasitas terminal dan pelayanan di terminal pelabuhan Ferry Bolok pada tahun 2017 dan juga untuk memprediksi kebutuhan kapasitas terminal pada tahun 2022. Analisis dilakukan dalam tiga tahap, tahap pertama yaitu analisis kebutuhan  kapasitas pada kondisi eksisting, tahap kedua yaitu analisis pelayanan menggunakan metode Importance-Performance Analysis (IPA) dan analisis pada tahap ketiga yaitu analisis kapasitas terminal pada tahun 2022. Hasil analisis diperoleh kebutuhan luas gedung terminal pada kondisi eksisting pada tahun 2017 adalah sebesar 392 m2 , kebutuhan luas lahan parkir pada kondisi eksisting adalah 1076 m2 , pelayanan yang ada masih belum sesuai dengan standar pelayanan minimum penumpang angkutan laut yang ditetapkan dan juga dari hasil penelitian ini terdapat 12 faktor pelayanan yang perlu mendapat perhatian menurut presepsi penumpang, kebutuhan luas gedung terminal  pada tahun 2022 adalah sebesar 617 m2 dan kebutuhan lahan parkir pada tahun 2022 adalah sebesar 1696 m2 sehingga diperlukan adanya penambahan luasan gedung terminal dan juga luasan lahan parkir.

Bolok Ferry Port is one of the ports located in Bolok’s vilage of  Kupang Regency, Province of east  Nusa Tenggara. The purpose of this research is to determine the need for terminal capacity and services at the Bolok Ferry port terminal in 2017 and also to determine the terminal capacity needs in 2022. The analysis is carried out in three stages, the first stage is capacity requirements analysis in the existing conditions, the second stage is service analysis using the Importance-Performance Analysis (IPA) method and the third stage is the analysis of terminal forecasting capacity in 2022. ased on the analysis results, the existing capacity in 2017 is 392 m2 , the existing services are still not in accordance with the minimum service standards set by sea transport passengers and also from the results of this study there are still 12 service factors that need attention according to passenger perceptions. the need for a terminal building area in 2022 is 617 m2 and the need for parking space in 2022 is 1696 m2 so that an additional terminal building area is required and also a parking area.

Downloads

Published

2021-12-20