UJI KUAT TEKAN BETON NORMAL DAN MORTAR YANG MENGGUNAKAN AGREGAT MAUBESI

Authors

  • Melki Y. Tode Prodi Teknik Sipil, FST Undana
  • Elia Hunggurami Prodi Teknik Sipil, FST Undana
  • Judi K. Nasjono Prodi Teknik Sipil, FST Undana

Keywords:

Agregat Kasar, Agregat Halus, Kuat Tekan Beton Mortar, Coarse Aggregate, Fine Aggregate, Compressive Strength, Concrete, Mortar

Abstract

Beton merupakan salah satu bahan konstruksi yang paling sering digunakan dalam struktur bangunan moderen saat ini. Elemen struktur bangunan yang biasa menggunakan beton adalah seperti kolom, balok, pelat, pondasi dan elemen struktur lainnya. Sedangkan kegunaan dari mortar adalah sebagai pelesteran dinding bangunan serta pengisi spesi bangunan. Kabupaten Timor Tengah Utara memiliki beberapa tempat penyedia material agregat halus dan agregat kasar untuk campuran beton, salah satunya adalah sungai Maubesi Desa Maubesi Kecamatan Insana Tengah Kabupaten Timor Tengah Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kuat tekan beton dan mortar yang menggunakan agregat kasar dan agregat halus Maubesi, serta untuk mengetahui nilai perbandingannya terhadap beton yang menggunakan agregat kasar dan agregat halus Takari. Sampel uji beton yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk silinder dengan ukuran diameter  15 cm dan tinggi 30 cm dengan total benda uji sebanyak 12 buah. Nilai kuat tekan yang direncanakan sebesar 15 MPa dan 25 MPa. Pada sampel uji mortar yang digunakan berbentuk kubus dengan ukuran 5 x 5 x 5 cm dengan komposisi  campuran pada mortar adalah 1Pcc : 4Psr, 1Pcc : 6Psr, 1Pcc : 8Psr, 1Pcc : 10Psr dan jumlah benda uji sebanyak 24 buah. Waktu perawatan benda uji untuk beton dan mortar adalah 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan nilai kuat tekan beton  yang  menggunakan agregat  Maubesi pada umur 28 hari lebih tinggi dari beton yang menggunakan agregat Takari.

Concrete is one of the most widely-used building construction materials these days. It is commonly used for some elements of building structures such as column, beam, plate, foundation, and so on. Meanwhile, on one side, mortar is used for plastering a building’s wall as well as also as building filler. It is often believed that Timor Tengah Utara, particularly in Maubesi River, Insana district has quite a high amount of both fine and coarse aggregate materials which can be mixed to produce concrete. This research aims to determine the compressive strength value of concretes and mortars formed with those Maubesi fine and course aggregates, as well as to compare it with the ones which used the same materials which were taken from Takari, yet. In this research, as many as  12 cylinder-shaped concrete with diameter of 15 cm and height of 30 cm was used and tested.  The strength values were set, ranging between 15MPa and 25 MPa. Meanwhile, regarding test on mortar samples, the mortar used was in a cubic (5x5x5 cm) shaped with mixing composition of mortars were 1Pcc : 4Psr, 1Pcc : 6Psr, 1Pcc : 8Psr, 1Pcc : 10Psr. There were 24 pieces of mortar tested here. Furthermore, the maintenance time of both samples took 28 days. The result shows that the compressive strength of concretes which used Maubesi aggregates was higher than the ones which coupled materials from Takari.

Downloads

Published

2020-12-03