PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH PERTANIAN MENGGUNAKAN METODE WETLAND PADA SALURAN DRAINASE DI SMPN 13 KOTA MALANG

Authors

  • Dwi L. A. Putra Jurusan Teknik Pengairan, Universitas Brawijaya
  • Ery Suhartanto Jurusan Teknik Pengairan, Universitas Brawijaya
  • Dian Chandrasasi Jurusan Teknik Pengairan, Universitas Brawijaya

Keywords:

Instalasi Pengolahan Air Limbah, Subsurface ConstructedWetland, Limbah Cair Pertanian, Efektivitas, Waste Water Treatment Plant, Subsurface Constructed Wetland, Waste Water Agriculture, Effectiveness

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab timbulnya limbah cair pertanian, mengetahui desain yang tepat untuk perencanaan serta kesesuaian media tanam yang tepat dan efektif dalam penyerapan limbah cair pertanian. Parameter yang diuji pada penelitian ini adalah BOD, COD, TSS, pH, N, P dan K. Pengambilan sampel dilakukan sesuai perhitungan waktu tinggal pada bangunan yakni selama 24 jam 31 menit, dengan waktu pengambilan sampel pada pukul 07.30 yang diasumsikan sebagai waktu puncak penggunakan air. Dalam penelitian ini dibangun constructed wetland dengan menggunakan sistem subsurface constructed wetland aliran horizontal menggunakan media tanam pasir dan kerikil serta tanaman emergent. Ada dua metode yang digunakan untuk menghitung analisis luasan wetland dan waktu tinggalnya yakni Metode Kadlec-Knight serta Crites-Tchobanoglus. Dari kedua metode tersebut, dalam penelitian ini digunakan metode Crites-Tchobanoglus dikarenakan keterbatasan data yang dimiliki serta metode ini sesuai digunakan pada daerah tropis. Dari hasil perhitungan menghasilkan debit yang masuk sebesar 541,932 l/hari, maka didapatkan hasil luasan sebesar 1,799 m2. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan setelah adanya penambahan perlakuan sehingga perhitungan efektivitas untuk parameter BOD, COD, N, P dan K mengalami kenaikan hingga sebesar 39,13%. Sedangkan parameter TSS dan pH mengalami penurunan efektivitas mencapai 100%.

This study aims to determine the cause of agricultural waste water, knowing the right design for the planning and suitability of planting media is appropriate and effective in the absorption of wastewater agriculture. The parameters examined in this study were BOD, COD, TSS, pH, N, P and K. Sampling was done according to the calculation of time living in the building for 24 hours 31 minutes, with a time of sampling at 07.30 which is assumed to be the peak time use of water. In this study constructed wetland with subsurface constructed wetland system using horizontal flow using a planting medium of sand and gravel and emergent plants. There are two methods used to calculate the extent of the analysis of the wetland and residence time Kadlec Method-Knight and Crites-Tchobanoglus. Of the two methods, the method used in this research Crites-Tchobanoglus due to limitations of the data that are owned and this method is suitable for use in the tropics. from the calculation result in impart dischage of 541.932 L / day, then showed an area of 1,799 m2. From the research that has been done after the addition of the effectiveness of the treatment so that the calculation for the parameters BOD, COD, N, P and K increased by as much as 39.13%. While the TSS and pH parameters decreased effectiveness of reaching 100%.

Downloads

Published

2020-12-03