PENGARUH PENGURAIAN SAMPAH TERHADAP KUALITAS AIR DITINJAU DARI PERUBAHAN SENYAWA ORGANIK DAN NITROGEN DALAM REAKTOR KONTINYU SKALA LABORATORIUM

Authors

  • Bambang Iswanto Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Arsitektur Lansekap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti Jl. Kyai Tapa No.1, Grogol, Jakarta 11440
  • Widyo Astono Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Arsitektur Lansekap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti Jl. Kyai Tapa No.1, Grogol, Jakarta 11440
  • Sunaryati Sunaryati Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Arsitektur Lansekap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti Jl. Kyai Tapa No.1, Grogol, Jakarta 11440

Keywords:

biodegradation, mass balance, transfer mass oxygen

Abstract

Influence of Solid Waste Degradation To Water Quality Observed from Change of Organic Compound and Nitrogen in Continual Reactor Scale of Laboratory. In river often there are garbage is problems of environment effect of garbage heaping in body irrigate and cause downhillly of him is quality of water, and also influencing at life of territorial water biota, therefore step by step in this research wish to study from early relation between garbage dekomposition which in body irrigate to change of quality irrigate with laboratory scale. Dekomposition is dynamic process and very influence by the existence of good dekomposer of him and amount of, while existence of dekomposer alone very determine by good environmental factors of chemical condition, biology and physics. Is seen from result measurement of value of C/N at garbage that is 14,56. This matter indicate that the the garbage quicker degradation by mikroorganism. At first sampling before passing garbage in earning value of konstanta reaerasi (kr) is 3,585 /day, while at sampling second that is in after passing garbage in earning value of konstanta reaerasi (kr) is 6,467 /day, this matter show the Existence of oxygen cause process oxidize aerobik can take place. Value of konstanta fast of decomposition of BOD5 is 0.7414 and for DO assess konstanta fast of reaction (k) equal to 0.8479. While for Nitrogen assess konstanta fast of reaction (k) equal to 0.5148 and also assess COD have value of konstanta fast of reaction (k) equal to 0.7076. Thus by physics garbage ravelled until day of to-12 that is garbage of terdegradasi become particle / an organic matter. And here in after an organic matter will oxidize with O2 which quite a lot dissolve in water (process aerob) becoming organic acid, further will ravelled to become CO2 and of H2O

 

Abstract in Bahasa Indonesia:

Di dalam badan air sering terdapat sampah yang merupakan permasalahan lingkungan akibat dari sampah yang menumpuk di badan air dan berakibat menurunnya kualitas air serta mempengaruhi pada kehidupan biota perairan, oleh karena itu secara bertahap dalam penelitian ini ingin mengkaji dari awal hubungan antara dekomposisi sampah yang ada di badan air terhadap perubahan kualitas air dengan skala laboratorium. Dekomposisi merupakan proses yang dinamis dan sangat dipengaruhi oleh keberadaan dekomposer baik jumlah maupun diversitasnya. Sedangkan keberadaan dekomposer sendiri sangat ditentukan oleh faktor-faktor lingkungan baik kondisi kimia, fisika maupun biologi. Dekomposisi bahan organik menghasilkan bahan organik terlarut yang diukur sebagai COD, BOD, amoniak dan nitrogen organik. Dilihat dari hasil pengukuran nilai C/N pada sampah yaitu 14,56. Hal ini menunjukkan bahwa sampah tersebut lebih cepat terdegradasi oleh mikroorganisme. Pada titik sampling pertama yaitu di titik sebelum melewati sampah di dapat nilai konstanta reaerasi (kr) adalah 3,585 /hari, sedangkan pada titik sampling ke-2 yaitu di titik setelah melewati sampah di dapat nilai konstanta reaerasi (kr) adalah 6,467 /hari, hal ini menunjukkan Adanya oksigen menyebabkan proses oksidasi aerobik dapat berlangsung. Nilai konstanta laju penguraian BOD5 adalah 0.7414 dan untuk DO nilai tetapan laju reaksi (k) sebesar 0.8479. Sedangkan untuk Nitrogen nilai tetapan laju reaksi (k) sebesar 0.5148 serta nilai COD memiliki nilai tetapan laju reaksi (k) sebesar 0.7076. Dari hasil pengamatan selama 24 hari terlihat bahwa sampah organik sudah habis terdegradasi pada hari ke-12 dan seterusnya sampai hari-hari terakhir larutan menjadi bening. Jadi secara fisik sampah terurai sampai hari ke-12 yaitu sampah terdegradasi menjadi partikel/zat organik. Dan selanjutnya zat organik akan dioksidasi dengan O2 yang cukup banyak terlarut dalam air (proses aerob) menjadi asam organik, seterusnya akan terurai menjadi CO2 dan H2O.

Downloads

Issue

Section

Articles