KAJIAN PROSEDUR PENGADAAN JASA KONSTRUKSI SECARA E- PROCUREMENT

S S Purwanto S S Purwanto


Abstract


Study of procurement procedure to know the existence of collusion indication in its execution and what E-Procurement can lessen the existence of the collusion indication. Require to be a research to get the response and responder assessment to the problems. This Research target is society of construction service among other things owner, consultant and contractor, questioner gathered as much 115 responder consisted of 20 owners, 23 consultants and 72 contractors. Understanding and participate responder to of procurement of construction service conventionally is : 76.20%, 63.63%, 69.16%, expressed by owner, consultant, contractor Understanding of responder to e-procurement is: 81.54%, 77.54%, 81.35% expressed by owner, consultant, contractor. Assessment of Responder to existence of collusion indication of procurement of construction service conventionally, 48.72% enough agree expressed by owner, 56.80%, 57.40% agree expressed by consultant and contractor. Assessment of Responder to e-procurement can lessen existence of collusion indication, to mean agree even very agree expressed by owner, consultant, contractor.

 

 

Abstract in Bahasa Indonesia:

 

Kajian terhadap prosedur pengadaan jasa konstruksi untuk mengetahui adanya indikasi kecurangan dalam pelaksanaannya dan apakah E-Procurement dapat mengurangi adanya indikasi kecurangan tersebut. Perlu suatu penelitian untuk mendapatkan tanggapan dari responden atas permasalahan tersebut. Target penelitian adalah masyarakat jasa konstruksi di antaranya pengguna jasa, konsultan dan kontraktor, responden yang dapat dikumpulkan sebanyak 115 responden terdiri dari 20 pengguna jasa , 23 konsultan dan 72 kontraktor. Pemahaman dan partisipasi responden terhadap pengadaan jasa konstruksi secara konvensional adalah: 76.20%, 63.63%, 69.16%, yang dinyatakan oleh pengguna jasa, konsultan, kontraktor Pemahaman responden terhadap e-procurement adalah: 81.54%, 77.54%, 81.35% yang dinyatakan oleh pengguna jasa, konsultan, kontraktor. Penilaian responder terhadap adanya indikasi kecurangan dalam proses pengadaan jasa konstruksi secara konvensional, 48.72% cukup setuju dinyatakan oleh pengguna jasa , 56.80%, 57.40% setuju dinyatakan oleh konsultan dan kontraktor. Penilaian responden terhadap e-procurement apakah dapat mengurangi adanya indikasi kecurangan, setuju bahkan sangat setuju dinyatakan oleh pengguna jasa, konsultan, kontraktor .

 

Kata kunci: Studi, Pengadaan jasa konstruksi , E-Procurement


Keywords


Study, Procurement of contruction service , E-Procurement

Full Text: PDF


Copyright © Research Center Web-Dev Team