KAJIAN KARAKTERISTIK CAMPURAN HOT ROLLED ASPHALT AKIBAT PENAMBAHAN LIMBAH SERBUK BAN BEKAS

Gito Sugiyanto

Abstract


Almost 99% of flexible pavement in Indonesia are made of asphalt mixed. The generally damage of road construction is crack and permanent deformation. The objective of this research is to analyse characteristics of a Hot Rolled Asphalt (HRA) wearing course which has been modified with scrapped rubber tire, and to compare them with those of the conventional mixture (without scrapped rubber tire). The mixture in this research is HRA with the middle of gradation at no. IV in Bina Marga Spesification. Marshall analysis showed that the mix without scrapped rubber tire has an optimum asphalt content of 7.10%, the mix containing 50% substitution of aggregate at fraction of No. 50 has an optimum asphalt content of 7.30% and the mix containing 100% substitution of aggregate at fraction of No.50 has an optimum asphalt content of 7.00%. The result of marshall immersion test indicated index of retained strength (IRS) of hot rolled asphalt mixtures which contents of 50% as substitution of aggregate at fraction of No. 50 is 96.42. The optimum mixtured is the mixture which is containing scrapped rubber tire as substitution of agregate at fraction of No. 50 is 50%.

 

 

Abstract in Bahasa Indonesia:

 

Hampir 99 % perkerasan jalan lentur di Indonesia terbuat dari campuran beraspal. Kerusakan perkerasan jalan pada umumnya adalah retak dan deformasi permanen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik campuran Hot Rolled Asphalt (HRA) yang mengandung butiran/serbuk ban bekas dan membandingkan dengan campuran beraspal tanpa serbuk ban bekas. Campuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah HRA dengan batas tengah gradasi nomor campuran IV dalam persyaratan Bina Marga. Berdasarkan analisis Marshall diperoleh kadar aspal optimum campuran tanpa ban bekas adalah 7,10%, campuran dengan 50% serbuk ban bekas sebagai pengganti agregat pada fraksi No. 50 memiliki kadar aspal optimum 7,30% dan campuran dengan 100% serbuk ban bekas sebagai pengganti agregat pada fraksi No. 50 memiliki kadar aspal optimum 7,00%. Hasil pengujian Marshall Immersion menunjukkan indeks perendaman campuran hot rolled asphalt dengan 50% serbuk ban bekas sebagai pengganti sebagian agregat pada fraksi No. 50, memiliki nilai yang terbesar yaitu 96,42%. Campuran optimum diperoleh pada campuran yang mengandung serbuk ban bekas sebagai pengganti fraksi No. 50 sebanyak 50%.

 

Kata kunci : hot rolled asphalt, serbuk ban bekas, marshall immersion

Keywords


hot rolled asphalt, scrapped rubber tire, marshall immersion

Full Text:

PDF