ANALISA EROSI DAN PERUBAHAN GARIS PANTAI PADA PANTAI PASIR BUATAN DAN SEKITARNYA DI TAKISUNG, PROPINSI KALIMANTAN SELATAN

Oki Setyandito, Joko Triyanto

Abstract


Kecamatan Takisung in The Province of South Kalimantan, is a resort, housing and fish farm area, further more it is also a place for administrative activity. Some effort to overcome the erosion and the change of coastal line has been done by the local authority, such as artificial beach nourishment on Takisung beach. However, until now, the erosion and the change of coastal line is still a problem on the artificial beach nourishment there. Detailed Experiment and Identification of damages of this phenomenon is needed to avoid higher level of casualty on the beach. In order to prioritize the action of problem solving, we need to give score for each criterion of the damages. The result of data analysis and damages scoring criteria show that there is a difference between the shapes of nourished and existing beach caused by not maximize changes of coastal line, as a result of the malfunction of groin and erosion of nourished beach along Takisung beach area. Beach erosion is caused by unstable and lost of sediment supply in Takisung beach.

 

 

Abstract in Bahasa Indonesia:

 

Daerah Pantai di Propinsi Kalimantan Selatan khususnya di kecamatan Takisung merupakan kawasan pariwisata, pemukiman dan juga tambak bahkan sebagai kegiatan administratif pemerintahan. Beberapa usaha untuk menanggulangi erosi dan mundurnya garis pantai telah dilakukan oleh pihak-pihak terkait, diantaranya adalah dengan melakukan kegiatan pengisian pantai (beach fill) pada pantai Takisung. Tetapi pada kenyataannya pantai tersebut masih terjadi erosi dan terjadi mundurnya garis pantai di sekitar pantai pasir buatan. Penelitian dan identifikasi kerusakan secara rinci terhadap terjadinya fenomena alami tersebut diperlukan untuk menghindari meningkatnya tingkat kerusakan pantai yang lebih parah. Untuk menentukan urutan prioritas penanganan kerusakan daerah pantai perlu dilakukan pembobotan jenis-jenis kerusakan yang terjadi. Dari hasil analisa data dan perhitungan bobot kriteria kerusakan diperoleh bahwa terjadi perubahan bentuk garis pantai yang tidak maksimal sehingga bentuk yang ada tidak sesuai desain pantai pasir buatan yang direncanakan. Hal ini terjadi karena fungsi groin yang ada tidak maksimal dan terjadinya erosi pada pantai pasir buatan dan sekitarnya. Erosi pantai terjadi akibat tidak stabilnya suplay dan kehilangan sedimen sepanjang pantai Takisung.

Kata Kunci : Kriteria Kerusakan, Pantai , Pantai Buatan


Keywords


Damages criteria, beach, beach nourisment

Full Text:

PDF