PEMBERDAYAAN POTENSI MAHASISWA STBI EKSTERNAL KEDIRI DALAM MENGEJAWANTAHKAN MATERI KULIAH DALAM PRAKTIK PELAYANAN

Daniel Tatang Efendi

Abstract


abstraK

 

Proyek pelayanan ini tentang Pemberdayaan Potensi Mahasiswa STBI Eksternal Kediri Dalam Mengejawantahkan Materi Kuliah Dalam Praktik Pelayanan. Masalah dalam pelaksanaan proyek ini adalah agar mahasiswa STBI Eksternal Kediri memakai potensinya pada waktu mengejawantahkan materi kuliah dalam praktik pelayanan di gereja tempat mahasiswa STBI Eksternal Kediri menjadi anggota gereja dalam bidang pelayanan berkhotbah, pekabaran Injil, dan mengajar.

Pelaksanaan proyek ini menggunakan metode mengajar (melatih) mahasiswa.  Ada 13 (tiga belas) mahasiswa yang dilibatkan secara aktif untuk mencapai 3 (tiga) tujuan pelayanan proyek ini dalam praktik pelayanan di gereja di mana mahasiswa menjadi anggota gereja. Metode ini menggunakan pola sebagai berikut: Selama 6 (enam) bulan adalah waktu pelaksanaan proyek pelayanan, penulis membagi dalam 3 (tiga) tahap dengan 2 (dua) bulan setiap tahap. Tahapan ini meliputi: Menyiapkan materi pengajaran (pelatihan), presentasi, persiapan dan pelaksanaan proyek oleh mahasiswa, evaluasi dan hasil pelaksanaan yang ditunjukkan dengan distribusi prosentasi dan diagram.

Proyek yang dilaksanakan dapat mencapai ketiga sasaran yaitu: Pertama, Pengejawahtahan potensi mahasiswa didalam bidang berkhotbah menunjukkan, bahwa mayoritas (75%) dari mahasiswa memahami Khotbah Ekspositori. Dengan demikian sebagian besar mahasiswa MA STBI Eksternal Kediri mempraktikkan apa yang telah mereka terima dalam kuliah. Juga sebagian besar (mencapai 47,5%) melayani dalam pelayanan mimbar rata-rata satu kali perbulan. Kedua, dalam pengejawantahan potensi mahasiswa dalam bidang pekabaran Injil, (dalam kelompok sel) berperan sebagai ketua 7,5%, sebagai anggota 37,5%, sedangkan menjadi pembina 47,5% dan lain – lain 7,5%. Hal ini mengidentifikasikan bahwa mahasiswa lebih memberdayakan anggota kelompok dalam hal memenangkan jiwa atau paling tidak, adanya keseimbangan di antara mahasiswa MA STBI Eksternal Kediri dengan anggota gereja biasa. Namun nampak bahwa semua (100%) mahasiswa memahami manfaat kelompok sel sebagai sarana pekabaran Injil. Ketiga, dalam hal keterlibatan mahasiswa dalam mengajar dalam Sekolah Minggu menunjukkan bahwa banyak diantara mahasiswa yang mengajar kelompok umur 6-10 tahun mencapai 30% dan mengajar diusia lebih dari 16 tahun mencapai 30%.  Ada 7,5% dari jawaban yang riil adalah mengajar diusia 11-15 tahun dan 7,5% dari mahasiswa  menjawab tidak pernah. Namun nampak bahwa banyak diantara mahasiswa menjawab lain-lain (dalam arti tidak memberi jawaban) yang mencapai 20%. Mahasiswa yang mengajar di level anak paling dominan mencapai 28%, sedangkan pada bagian lain mahasiswa yang mengajar di level pemuda dan remaja cukup berimbang yaitu mencapai masing-masing 25%. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa lebih cenderung memberdayakan potensinya dalam bidang mengajar pada level usia anak sampai pemuda.

 

Kata Kunci: Potensi, Mata kuliah, Praktik Pelayanan


Keywords


Kata Kunci: Potensi, Mata kuliah, Praktik Pelayanan

Full Text:

PDF