BAGAIMANA KEDUDUKAN INTUISI DALAM SEBUAH PERENCANAAN?

Raditya Pamungkas AS

Abstract


Sebagaimana kita ketahui, manusia perlu berpengetahuan, karena manusia lahir dan diciptakan membawa sifat ingin tahu. Untuk mengetahui banyak hal, manusia mempunyai tiga alat: indera, akal dan hati (intuisi). Untuk mampu mengetahui hal-hal yang empiris manusia memfungsikan inderawinya, akal sendiri dapat mengetahui objek yang abstrak. Hati dapat mengetahui hal-hal yang ghaib yang disebut sebagai supralogis (abstrak tapi masih logis). Sama halnya dengan sebuah perencanaan pada umumnya disusun berdasarkan hal-hal yang bersifat empiris (lebih kepada pengetahuan inderawi), akan tetapi, penggunaan intuisi atau rahsa (illative

Full Text:

PDF