KOEFISIEN LIMPASAN PERMUKAAN PADA EMBUNG KECIL DI TTU, BELU, MALAKA DAN SABU-RAIJUA

Denik S. Krisnayanti, Elsy E. Hangge, Yan C. D. Sae

Abstract


Provinsi Nusa Tenggara Timur terdiri dari pulau-pulau yang berukuran besar maupun kecil seperti Pulau Timor dan Pulau Sabu Raijua yang merupakan lingkupan daerah (semi-arid) atau daerah semi kering. Penelitian ini dilakukan pada 4 Kabupaten di Pulau Timor yaitu Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka, dan Kabupaten Sabu Raijua. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan nilai koefisien limpasan menggunakan analisis matematis, menggunakan grafik Puslitbang dan menggunakan aplikasi berbasis sistem informasi geografis. Cara analisis menggunakan perhitungan evapotranspirasi metode Penman dan perhitungan debit metode F. J. Mock. Cara perhitungan grafik menggunakan data curah hujan dan data kemiringan lahan. Berdasarkan hasil perhitungan untuk memperoleh nilai koefisien pengaliran limpasan pada Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yaitu nilai matematis 0,71 - 0,86, grafik Puslitbang 0,62 dan SIG 0,29 – 0,55. Kabupaten Belu yaitu nilai matematis 0,44 - 0,71, grafik Puslitbang 0,62 dan SIG 0,31 – 0,60. Kabupaten Malaka yaitu nilai   matematis 0,44 - 0,70, grafik Puslitbang 0,44 dan SIG 0,30 – 0,57.  Kabupaten Sabu Raijua yaitu nilai matematis  0,00 - 0,06,  grafik   Puslitbang 0,62 dan SIG 0,12 – 0,48.

East Nusa Tenggara province consists of large and small islands such as Timor island and SabuRaijua island which are semi-arid region. This research is done in 4 districts on Timor island namely Timor Tengah Utara (TTU) district, Belu district, Malaka district, and SabuRaijua district.The purpose of this research is to determine the difference of run off coefficient value using mathematical analysis, Puslitbangchart and geographic system information application. The method of analysis using the calculation of evapotranspiration  by Penman method and the calculation of discharge by F. J. Mock method. How to calculate the graph using rainfall data and slope data. Based on the results of calculations to obtain runoff flow coefficient values in Timor Tengah Utara District (TTU), namely the mathematical value of 0.71 - 0.86, Puslitbang graph 0.62 and GIS 0.29 - 0.55. Belu Regency is a mathematical value of 0.44 - 0.71, Puslitbang graph 0.62 and GIS 0.31 - 0.60. Malaka Regency is a mathematical value of 0.44 - 0.70, Puslitbang graph 0.44 and GIS 0.30 - 0.57. SabuRaijua Regency is a mathematical value of 0.00 - 0.06, Puslitbang graph 0.62 and GIS 0.12 - 0.48.


Keywords


Embung Kecil; Koefisien Limpasan; Reservoir; Runoff Coefficient

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.