KEANDALAN METODE SOIL CONSERVATION SERVICES-CURVE NUMBER UNTUK PERHITUNGAN DEBIT PUNCAK DAS MANIKIN

Judi K. Nasjono, Sudiyo Utomo, Umbu D. B. Marawali

Abstract


Debit puncak sangat diperlukan untuk mengetahui daya guna dan daya rusak  (banjir) air dalam suatu Daerah Aliran Sungai (DAS). Data debit pada suatu DAS, sangat diperlukan  untuk dapat melakukan perencanaan ataupun pengembangan sumber daya air. Data debit pada DAS Manikin tidak tersedia, sehingga perlu dianalisis data karakteristik DAS Manikin untuk mengetahui besarnya nilai debit tiap tahunnya dengan Metode Soil Conservations Services-Curve Number (SCS-CN) yang didasari faktor tutupan lahan dan jenis tanah yang berbeda, serta untuk mengetahui apakah Metode SCS-CN dapat diterapkan atau tidak.Sebagai pembanding digunakan Persamaan Kurva Debit dengan menggunakan data tinggi air. Hasil analisis dari tahun 2009-2015 menggunakan metode SCS-CN yang terbesar terjadi pada tahun 2015 sebesar 277,458 m3/dtk dan yang terkecil terjadi pada tahun 2011 sebesar 52,117 m3/dtk. Untuk persamaan kurva debit yang terbesar terjadi pada tahun 2009 sebesar 154,901 m3/dtk sedangkan yang terkecil pada tahun 2010 sebesar 20,982 m3/dtk. Hasil uji statistik dari kedua cara ini diperoleh R2sqrt sebesar 0,128, sehingga dapat dinyatakan bahwa Metode Soil Conservations Services-Curve Number  (SCS-CN) tidak dapat diterapkan pada DAS Manikin.

Peak discharge is necessary to determine the usefulness and damage (flood) of water in a watershed (DAS). Discharge data in a watershed, it is necessary to be able to do the planning or development of water resources. The discharge data in Manikin watershed is not available, so it is necessary to analyze the characteristics data of Manikin watershed to know the amount of discharge value annually with the Soil Conservations Services-Curve Number (SCS-CN) Method based on different land cover and soil type factors, and to know whether SCS-CN method can be applied or not. As a comparison used the Equation of Debit Curve using high water data. Analysis results from 2009-2015 using the largest SCS-CN method occurred in 2015 of 277.458 m3 / s and the smallest occurred in the year 2011 amounted to 52.117 m3 / sec. For the largest equality curve equation occurred in 2009 of 154,901 m3 / s while the smallest in 2010 amounted to 20,982 m3 / s. The result of statistical test of both ways is obtained R2sqrt of 0.128, so it can be stated that Soil Conservations Services-Curve Number (SCS-CN) method can not be applied to Manicin River Basin.


Keywords


Debit; Persamaan Kurva Debit; Soil Conservations Services-Curve Number (SCS-CN); Debit; Debit Curve Equation; Soil Conservations Services-Curve Number (SCS-CN)

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.