PERBANDINGAN KUAT TEKAN BATA RINGAN CLC MENGGUNAKAN PASIR GUNUNG BOLENG DAN PASIR TAKARI

Kornelis K. Eban, Sudiyo Utomo, Partogi H. Simatupang

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bata ringan yang menggunakan pasir Gunung Boleng sebagai bahan campuran bata ringan Cellular Lighweight Concrete (CLC) terhadap berat volume, kuat tekan, dan serapan air. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengujian laboratorium yakni dengan membuat bata ringan CLC yang menggunakan pasir Takari sebagai pembanding. Bata ringan CLC yang telah dicuring selama 7, 14, 21, dan 28 hari diuji untuk mendapatkan nilai berat volume, kuat tekan, dan serapan air. Hasil pengujian bata ringan CLC yang menggunakan pasir Takari memiliki nilai berat volume rata-rata selama masa perawatan berturut-turut 0,733 gr/cm3, 0,726 gr/cm3, 0,708 gr/cm3,dan 0,683 gr/cm3lebih besar dari bata ringan CLC yang menggunakan pasir Gunung yaitu 0,643 gr/cm3, 0,625 gr/cm3, 0,611 gr/cm3,dan 0,564 gr/cm3. Nilai kuat tekan bata ringan CLC yang menggunakan pasir Takari selama masa perawatan berturut – turut yakni 0,808 MPa, 0,892 MPa, 0,931 MPa, 0,975 MPa lebih besar dari kuat tekan bata ringan CLC yang menggunakan pasir Gunung Boleng turut yakni 0,592 MPa, 0,642 MPa, 0,708 MPa, 0,814 MPa. Nilai serapan air pada bata ringan CLC yang menggunakan pasir Takari lebih kecil yakni 18,161 % dibandingkan dengan nilai serapan air pada bata ringan CLC yang menggunakan Gunung Boleng yakni 21,747 %.

The purpose of this study is to find out the characteristics of light bricks in using the Mount Boleng sand as a lightweight material of lightweight Concrete Lightweight Concrete (CLC) for weight volume, compressive strength and water absorption. The method that is used in this research is laboratory testing that is to make CLC lightweight brick by using Takari sand as the comparison. The Lightweight CLC bricks for 7, 14, 21, and 28 days were tested for weight volume, compressive strength, and the water absorption. The results of the CLC lightweight brick testing used Takari sand have average volume weight values during the treatment periods of 0.733 gr / cm3, 0.726 gr / cm3, 0.708 gr / cm3, and 0.683 gr / cm3 that is larger than the CLC light bricks that use mountain sand that was 0.643 gr / cm3, 0.625 gr / cm3, 0.611 gr / cm3, and 0.564 gr / cm3. The value of CLC lightweight brick which used Takari sand during the treatment period was 0,808 MPa, 0,892 MPa, 0,931 MPa, 0.975 MPa bigger than the CLC light brick strength which used the Gunung Boleng sand which was 0.592 MPa, 0.642 MPa, 0.708 MPa, 0.814 MPa. The water absorption value of CLC light brick that used Takari sand is less than 18,161% compared to the water absorption value of CLC light bricks that used Mount Boleng which is 21,747%.


Keywords


Bata Ringan; CLC; Densitas; Kuat Tekan; Serapan; Air; Lightweight Concrete; CLC; Density; Compressive Strength; Absorption; Water

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.