PENGECEKAN KETEGAKAN KOLOM BANGUNAN DENGAN METODE PEMOTONGAN SISI

D. Bambang Sudarsono

Abstract


Pada sebuah bangunan, balok-balok maupun rangka atap bertumpu pada kolom-kolom Berdiri tegaknya setiap kolom merupakan faktor teknis yang sangat penting sebelum balok-balok dan rangka atap dipasang. Walaupun sebuah kolom tidak berdiri tegak secara vertikal, merupakan masalah serius yang akan terjadi dalam hal konstruksi, maka harus dihindari. Apabila nilai sudut penyimpangan pada kolom berada di luar toleransi, menyebabkan kesulitan-kesulitan pada pemasangan konstruksi. Puncak kolom yang telah bergeser dari posisinya mengakibatkan rangka atap yang miring. Banyaknya perancah merupakan rintangan yang berarti untuk melakukan pengukuran di lapangan. Pengukuran ini menggunakan metode pemotongan sisi yang mirip dengan metode pemotongan kemuka. Titik yang digunakan sebagai target dalam metode pemotongan sisi adalah tiap sisi kolom (bagian atas dan bawah), sementara pada metode pemotongan kemuka menggunakan pusat kolom sebagai titik target. Dengan demikian penelitian ini telah membuktikan bahwa metode pemotongan sisi tidak hanya lebih luwes dibanding metode pemotongan kemuka, tetapi juga lebih bermanfaat untuk mengontrol ketegakan kolom di antara banyaknya perancah (schaffolding) pada pekerjaan konstruksi bangunan.

Kata kunci: ketegakan kolom, pemotongan kemuka, pemotongan sisi, perancah


Full Text:

PDF PDF ()


The Journal is published by Universitas Katolik Soegijapranata. It available online supported by Petra Christian University and Directorate General of Higher Education - Ministry of National Education.