PENGGUNAAN PERANGKAT LUNAK DALAM PENGELOLAAN PROYEK KONSTRUKSI

Aris Hermawan

Abstract


Seorang perencana yang berpengalaman dapat menghasilkan dan menganalisis suatu diagram jaringan secara cepat dengan menggambar diagram panah. Biasanya hal itu akan memakan waktu lebih lama bila memakai omputer sebagai alat bantu, disebabkan pengaturan (setup) standar yang harus dilakukan bila memakai komputer. Perencana yang memakai jaringan lintasan kritis tetapi tidak mengikuti proses perencanaan dengan ketersediaan umber daya, mungkin dapat menghasilkan suatu jaringan besar tanpa bantuan komputer. Tidak sulit menemukan semua lintasan melalui jaringan diagram yang besar, (tetapi pada tipe jaringan metode preseden dengan kompleksitas hubungan menjadi tidak begitu mudah), menulis waktu tercepat dan terlambat dengan tangan dan menandai semua lintasan kritis. Bahkan jika waktu yang diperlukan relatif mudah namun mengubah jaringan dengan memasukkan perubahan logika ataupun informasi kemajuan proyek adalah suatu hal yang berbeda. Kecuali pada jaringan yang amat sedikit, perencana tanpa bantuan komputer akan menghadapi tugas yang menjemukan untuk menghapus data yang banyak dari jaringan diagram dan memulai yang baru. Bahkan mengubah durasi waktu satu kegiatan saja, atau mengubah satu logika sederhana dapat mengakibatkan perubahan keseluruhan jaringan. Tulisan ini mendeskripisikan mengapa program komputer (perangkat lunak manajemen proyek) tidak digunakan sebagaimana mestinya.

 

Kata Kunci: hubungan, perubahan logika, perangkat lunak manajemen proyek


Full Text:

PDF


The Journal is published by Universitas Katolik Soegijapranata. It available online supported by Petra Christian University and Directorate General of Higher Education - Ministry of National Education.