MODEL FOTOKIMIA UNTUK SIMULASI OZON PERMUKAAN

Rukmi Hidayati puslit, Afif Budiyono, Sarwito Agung Nugraha, Mulyono Mulyono

Abstract


Photochemical model for ozone surface simulation. Mathematical model is needed to study the highly reactive trace species as their data are sparse and difficult to measure such as as nitric oxide (NO), nitrogen dioxide (NO2), ozone (O3), and carbon oxide (CO). The main principles applied in the integration of the chemical part are based on a mass balance of species by considering that both chemical and physics processes are solvable with Euler number technique and the assumption of "quasi steady state approximation (QSSA). The model requires half-hourly average input data in (μg/m3) of NO, NO2, CO and also T (surface air temperature) in (0C), for the simulation of O3 concentration. Data were obtained from Surabaya and Bandung. Evaluation Model was conducted by comparing result of simulation with result of surface ozone measurement. The result obtained showed deviation around 16-38 %. To achieve good results, it was required to use accurate input data with high resolution, especially for NO and NO2 which have very high ozone forming potential.

 

 

Abstract in Bahasa Indonesia:

 

Suatu model matematika diperlukan untuk mempelajari reativitas yang tinggi dari spesies gas telusur yang datanya jarang dan sulit diukur, seperti NO (nitrogen monoksida), NO2 (nitrogen dioksida), O3 (ozon) dan CO (karbonmonoksida). Dasar utama yang digunakan dalam pengintegrasian bagian kimia didasarkan pada keseimbangan massa zat dengan mempertimbangkan proses kimia dan fisika yang dapat dipecahkan dengan teknik bilangan Euler, dengan asumsi ”quasi steady state approximation (QSSA)”. Model memerlukan input data rata–rata per setengah jam dalam (μg/m3) dari NO (nitrogen monoksida), NO2 (nitrogen dioksida), dan CO (karbonmonoksida), serta T (temperatur udara permukaan) dalam (0C), untuk simulasi konsentrasi O3. Data diperoleh dari Surabaya dan Bandung. Evaluasi model dilakukan dengan membandingkan hasil simulasi dengan hasil pengukuran O3 (ozon) permukaan in situ. Hasil yang diperoleh menunjukkan penyimpangan sekitar 16 - 38 %. Untuk memperoleh hasil yang lebih baik adalah perlu menggunakan input data yang akurat dengan resolusi tinggi, terutama NO dan NO2 yang mempunyai potensi pembentukan ozon yang sangat tinggi


Keywords


Euler number technique, mass balance, photochemical, quasi steady state approximation

Full Text:

PDF