SINTESIS DAN UJI KEMAMPUAN MEMBRAN SELULOSA ASETAT DARI NATA DE COCO SEBAGAI MEMBRAN ULTRAFILTRASI UNTUK MENYISIHKAN ZAT WARNA PADA AIR LIMBAH ARTIFISIAL

Muhammad Lindu, Tita Puspitasari, Erna Ismi

Abstract


A laboratory scale experiment to study the synthesizing and applicability of ultrafiltration membrane technology from nata de coco to eliminate the color of artificially water waste. The membrane used was cellulose acetate based membrane from nata de coco, composed by soaking of NaOH and acetic acid by concentration of 2% (CA-1) and 4% (CA-2). The Acetate celluloses resulting from acetylation have content of acetyl as much as 45.20 % (CA-1) and 44.80% (CA-2). FTIR’s analysis shows typical group absorption of carbonyl C=O in the number of wave 1755.2 cm-1 (CA-1) and 1752.25 cm-1 (CA-2) and group of Acetyl C-O in number wave of 1232 cm-1 – 1240 cm-1. The performance of Both type of membranes tested by pressure of 2 bar, 4 bar and 6 bar. The result shows, The fluks CA-1 with pure water’s 16,2420 L/m2.jam−32,2452 L/m2.hour and the fluks CA-2 with was 8,1210 L/m2.jam−24,1242 L/m2.hour. The cibacron red was used with artificially water waste concentration 50 ppm, 75 ppm, 100 ppm. The Test Result with artificially waste water, the fluks of the membrane CA-1 was 4,54 L/m2.jam−22,21 L/m2.jam and the permeability of 2,7553 L/m2.jam.bar−3,5657 L/m2.jam.bar with rejects 39,88%−63,89%. The fluks of the membrane CA-2 was 2,39 L/m2.jam −21,50 L/m2.jam and the permeability of 2,3118 L/m2.jam.bar−3,3269 L/m2.jam.bar with rejects 54,32%−90,68%

 

 

Abstract in Bahasa Indonesia:

 

Telah dilakukan percobaan skala laboratorium untuk mensintesis dan mengkaji kemampuan teknologi membran ultafiltrasi dari nata de coco dalam menyisihkan zat warna air limbah artifisial. Telah diperoleh membran selulosa asetat dari nata de coco dengan variasi konsentrasi perendam NaOH 2 % (CA-1), 4 % (CA-2). Selulosa asetat hasil asetilasi memiliki kadar asetil sebesar 45,20 % (CA-1) dan 44,80% (CA-2). Analisis FTIR menunjukkan serapan khas gugus C=O Karbonil pada bilangan gelombang 1755,2 cm-1 (CA-1) dan 1752,25 cm-1 (CA-2) serta gugus C-O Asetil pada bilangan gelombang 1232 cm-1 sampai 1240 cm-1. Kinerja kedua jenis membran diuji pada tekanan 2 bar, 4 bar dan 6 bar baik dengan air murni maupun air limbah artifisial. Dari hasil penelitian, nilai fluks air murni yang dihasilkan oleh membran CA-1 yaitu 16,2420 L/m2.jam−32,2452 L/m2.jam dengan nilai koefisien permeabilitas adalah 5,915 L/m2.jam.bar dan nilai fluks membran CA-2 8,1210 L/m2.jam −24,1242 L/m2.jam nilai koefisien permeabilitas adalah 3,945 L/m2.jam.bar. Air limbah artifisial mengandung zat warna cibacron red dengan konsentrasi 50 ppm, 75 ppm, 100 ppm. Kinerja membran CA-1 dengan nilai fluks yaitu 4,54 L/m2.jam−22,21 L/m2.jam dan nilai permeabilitas 2,7553 L/m2.jam.bar − 3,5657 L/m2.jam.bar serta nilai rejeksi 39,88%−63,89%. Membran CA-2 dengan nilai fluks 2,39 L/m2.jam −21,50 L/m2.jam dan nilai permeabilitas 2,3118 L/m2.jam.bar−3,3269 L/m2.jam.bar serta nilai rejeksi yaitu 54,32%−90,68 %


Keywords


Fluks, Membran Selulosa Asetat, Nata de coco, Rejects, Permeability

Full Text:

PDF