PERBANDINGAN POLA PERMUKIMAN DAN KONDISI LINGKUNGAN DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) CILIWUNG PADA KELURAHAN BIDARA CINA DAN TANJUNG BARAT DI JAKARTA

Sri Pare Eni


Abstract


The goal of this research is to make comparison between the settlement patterns and the environment condition of the Ciliwung‘s riverbank in the district of Bidara Cina (middle stream) and Tanjung Barat (upper stream). The result of this research is very important not only for the planners in developing the city but also for the architects in making quality of the environment of the settlements much better. We have chosen a descriptive as a method of this research and also we make a comparative study between the settlements along the Ciliwung’s riverbank in the both of the districts. The result of its study should be taken density variable with coefficient of the base building and coefficient of the floor building, and also the borderline of the river. On the other hand we also given the attention to the irregularity variable such as land use, the settlements, and of course how they give the impact to the environment as a whole. We hope that this research will give a suggestion for making the structure of the space along the riverbank much better and to improve the quality of environment for a better life of the society in Jakarta.

 

 

Abstract in Bahasa Indonesia:

 

Penelitian bertujuan untuk membandingkan pola permukiman dan kondisi lingkungan daerah aliran sungai (DAS) Ciliwung pada Kelurahan Bidara Cina (daerah hilir) dan Kelurahan Tanjung Barat (daerah hulu). Hasil penelitian ini sangat penting artinya tidak hanya bagi perencana kota untuk merencanakan pengembangan kota tetapi juga bagi arsitek untuk memperbaiki kualitas lingkungan permukiman di bantaran sungai. Kami memilih deskriptif sebagai metoda penelitian ini dan akan melakukan studi banding diantara permukiman di bantaran sungai Ciliwung dari kedua kelurahan tersebut. Hasil evaluasi dari studi ini dilakukan dengan memakai variabel-variabel kepadatan dengan Koefisien Dasar Bangunan dan Koefisien Lantai Bangunan serta Garis Sempadan Sungai. Di lain pihak memakai variabel ketidakteraturan seperti: peruntukan lahan, permukiman, dan bagaimana mereka menghasilkan dampak terhadap lingkungan. Kami berharap bahwa penelitian ini dapat memberikan saran untuk penataan ruang yang lebih baik pada daerah bantaran sungai dan untuk memperbaiki kualitas lingkungan untuk kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat di Jakarta.

 

Kata kunci: Daerah Aliran Sungai, pola permukiman dan kualitas lingkungan


Keywords


riverbank area, settlement patterns and environment quality

Full Text: PDF


Copyright © Research Center Web-Dev Team